Kamis, 12 Januari 2017

Mitos Black Powder : ulasan dari film The Great wall

The Great Wall merupakan kisah misteri bangsa tiongkok dalam membangun tembok raksasa. 

tembok ini  dibangun untuk menjaga kerajaan dari gangguan musuh dari serangan kaum barbar yang kerap menyerang dari   utara dan sebagai simbol yang memisahkan masyarakat agraris tiongkok dengan masyarakat nomaden asia tengah, selain keduanya  konon tembok ini juga dibangun oleh mitos. Film ini  lebih menceritakan hal terakhir itu.

Rabu, 13 Maret 2013

Guten Abend, Hitler (Selamat Malam, Hitler)


'Geli, Pflegen Sie Ihr Haar, wir in die Innenstadt gehen, gibt es ein wunderschönes Theater spielte dort '

malam menemukanmu, matamu menyala-nyala memandangnya
dari dadamu ada yang kau ambil, hati tiada tara 
kenapa kau mesti ada ketika negaraku kalah
ambillah, tinggal ini yang ku punya.
kau mengucapkannya berlaki-laki

vienna, kota yang sangat indah
tempat yang melembutkan suaramu kepada Geli Raubal waktu itu
aku anggap saja sebagai kekalahan keduamu, setelah negaramu

guten abend, Hitler
(2013)

Ilmu Manusia atau Ilmu Sosial


Non-eksakta, istilah yang akhir-akhir ini saya benci. istilah yang dioposisi binerkan dengan eksakta a.k.a ilmu pasti, jika saya sandingkan kedua istilah ini saya merasa kecenderungan istilah eksakta lebih superior daripada istilah yang saya benci tadi. kata non disini yang menurutku menjadi masalah. yah memang,'non-eksakta' berarti bukan eksakta, bukan ilmu pasti, sama seperti istilah lain yang juga tersisipi kata non seperti non-job, non-reguler, dll. saya merasa kata non sangat terasa nuansa konotatif, negatif, tak unggul, payah dan apapun namanya.

fenomena ini sangat terasa di institusi pendidikan, apa lagi pada pembagian konsentrasi keilmuan ketika SMA, para siswa berbondong-bondong memilih IPA (eksakta) yang mempersepsikan jurusan IPS dan Bahasa (non-eksakta)  adalah sebuah kutukan.  diskriminasi keilmuan ini kembali lagi terjadi ketika ingin menempuh ke jenjang perguruan tinggi,  calon mahasiswa eksakta boleh memilih jurusan non-eksakta sedangkan orang non-eksakta, mohon maaf.

kurang lebihnya, jika kedua ilmu ini dikomparasikan :
eksakta itu menghitung nilai-nilai pasti sedangkan kami menghitung nilai-nilai manusia.
eksakta itu menemukan rumus luas dan masa jenis sedangkan kami menemukan rumus kesantunan dan keindahan.

sekali lagi, saya tidak suka disebut dengan orang non-eksakta karena kata non yang membuat masalah
bilang saja ilmu manusia atau ilmu sosial dan terserah dengan istilah eksakta

Jumat, 16 Desember 2011

Kacamata hitam


Fenomena fashion kacamata hitam dikalangan masyarakat dunia sudah tidak asing lagi. ia sudah menjadi aksesoris yang tak pernah mati. mulai dari Rocker, diktator, anak pantai, para penyandang tuna netra, pendaki, mafia, polisi sampai ibu-ibu yang suka shopping selalu mengenakan aksesoris yang satu ini. dari bentuk model, kacamata bisa bercerita banyak tentang kepribadian seseorang, apakah ia seorang konservatif atau radikal, dan jika mereka ditanya satu persatu mengapa anda mengenakan kaca mata hitam? jawaban mereka pasti beragam.

Fungsi utama kacamata hitam adalah untuk memproteksi mata dari radiasi ultraviolet, dimana hal ini sangat membahayakan bila mata melakukan kontak langsung dengan sinar matahari namun ada juga yang senang mengenakan kacamata hitam didalam sebuah ruangan, alasan mereka untuk menjaga penampilan biar dilihat keren, macho, untuk bisa melakukan penyamaran atau untuk menyembunyikan bisul yang tumbuh dimata bahkan ada juga yang mengenakannya karena malu menjadi tersangka sebuah kasus hukum.

.



Nunun Nurbaeti , Ali Khadafi, John Lennon dan kacamatanya.

Rabu, 14 Desember 2011

Selasa, 13 Desember 2011

Aku bukan Sondang

tubuh yang terbakar
tubuh yang terkabar...

namaku bukan Sondang Hutagalung,
sebab aku takut membakar tubuhku dengan api Tuhan
aku takut mengikuti cara gugurmu didepan istana tuan
hanya kau yang pantas menjadi Sondang Hutagalung
yang berani mengkabarkan dirimu dengan api,perjuangan,cita-cita kepada kami
kepada Tuhan

untuk memberikan cahaya terang kepada orang lain, kita jangan takut untuk terbakar. dan bagi mereka yang terlambat biarlah sejarah yang menghukum-nya (Sondang Hutagalung)

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

'1998'

Foto ini digambar oleh anak saya yang berusia enam setengah. cerita  sebelum gambar ini jadi, ia tampak bosan menunggu di lobi sebuah bank l...

Followers